Bersayap Hitam
Enggak heran kalau bunga ini disebut bunga kelelawar. Bunga ini berwarna
hitam dan punya kelopak besar berwarna hitam juga. Wuih... Seperti
kelelawar yang siap mengepakkan sayapnya!
Sebenarnya, kelopaknya yang besar itu bukan daun, bukan juga bunga. Itu
adalah organ tumbuhan yang bentuknya mirip daun. Organ seperti itu
biasanya terdapat pada bunga- bunga yang tumbuh berkelompok atau
inflorensens. Organ itu berguna untuk menarik perhatian hewan yang
membantu penyerbukan.
Mata Iblis
Masyarakat tertentu juga menyebut bunga kelelawar sebagai bunga iblis.
Itu karena sepasang matanya. Sebenarnya, itu bukan mata sungguhan.
Sepasang mata itu adalah bunga dari bunga kelelawar. Konon, sepasang
mata itu seakan melihat dan mengikuti orang yang berada di dekatnya.
Menurut kepercayaan, mata itu pertanda kematian bagi orang yang
melihatnya. Masa sih??
Kumis Kucing
Selain karena matanya, bunga kelelawar juga disebut bunga iblis karena punya kumis kucing.
Bukan kumis kucing betulan. Itu adalah tangkai sari-
tangkai sarinya yang menjulur panjang. Panjangnya antara 30 cm sampai 70
cm. Orang bilang, tangkai itu mirip ekor iblis.
Ada di Bengkulu
Bunga
Kelelawar hidup di hutan tropis yang teduh, lembab, dan tidak panas.
Bunga ini ditemukan di Asia, Afrika, dan Australia. Di Asia. tumbuh di
beberapa wilayah Cina,yaitu Yunnan, Guangxi, dan Hainan.. Bunga
kelelawar yang tingginya antara 50 cm - 100 cm ini juga hidup di Asia
Tenggara. Misalnya, di Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia, salah
satunya ditemukan di Rejang Lebong, Bengkulu.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar